Apakah Mengamalkan Pelet Pengasihan Harus Puasa Patigeni?

Banyak dari kita, sebenarnya tertarik untuk mengamalkan ilmu pelet pengasihan. Tapi sebagian mengurungkan niat, karena khawatir tidak sanggup menjalankan tirakat. Pikirnya, semua amalan pelet pengasihan itu harus melakukan patigeni.

Itulah yang ingin saya luruskan, lewat pembahasan kali ini. Jadi kita akan bahas, tentang apakah benar, bahwasannya semua ajian pelet pengasihan itu mempersyaratkan patigeni sebagai tirakatnya.

Patigeni sendiri, memang dianggap sebagai salah satu tirakat paling berat. Geni artinya api. Pati geni, berarti mematikan api. Dalam hal ini, yang dimaksud api adalah api nafsu. Jadi bukan sekedar mematikan penerangan saja. Selama menjalankan pati geni, segala kebutuhan duniawi tidak diperkenankan.

Dengan demikian, tirakat ini dilakukan dengan berpuasa selama sehari semalam, 24 jam penuh. Tidak boleh makan, minum, tidur, atau menyalakan penerangan apapun. Tidak boleh keluar ruangan, dan hanya diperkenankan untuk menghabiskan waktu, dengan wirid dan ibadah. Di jaman sekarang, menjalankan pati geni tentu saja menjadi sesuatu yang sulit. Karena di masa ini semua orang punya kegiatan.


Baca Juga :


Banyak orang berpikir, bahwa mengamalkan ajian pelet pengasihan itu, pasti diharuskan mati geni. Jadi misalnya dipersyaratkan mutih sekian hari, atau puasa sekian hari, kemudian ditutup dengan pati geni selama sehari semalam, untuk menyempurnakan amalannya.
Apakah benar demikian?

Jawabannya adalah tidak. Memang ada, ajian yang mempersyaratkan patigeni. Tetapi tidak semua. Sehingga bila tidak ingin menjalankan patigeni, maka pilihlah amalan yang telah disempurnakan tersebut.

Lebih bagus lagi, bila Anda konsultasikan dulu sebelum mulai mengamalkan. Jadi bisa disarankan, tentang amalan atau ajian mana yang paling cocok untuk Anda. Mana yang sudah disempurnakan, sehingga tidak perlu ada tirakat pati geninya.

Caranya, Anda bisa menghubungi nomor yang tertera di layar. Perkenalkan diri Anda, dan sampaikan keinginan Anda seperti apa. Contoh, tujuan Anda adalah untuk memikat mantan pasangan. Atau untuk memikat seseorang yang saat ini sudah Anda kenal, tetapi belum pernah menyatakan perasaan.

Karena perlu diingat, bahwa beda tujuan, maka beda amalannya. Ibaratnya seperti berobat ke dokter. Beda gejala sakit, ya beda obatnya. Itulah mengapa penting bagi Anda untuk berkonsultasi terlebih dulu.

Nanti akan disarankan mana amalan yang paling cocok untuk Anda, dan amalan yang sudah disempurnakan ini, tentu saja tidak mempersyaratkan patigeni. Sehingga atas seizin Tuhan akan lebih mudah untuk dijalankan, asal kita bersungguh-sungguh dalam mengamalkannya.

Nah, kurang lebihnya demikianlah yang dapat saya sampaikan, seputar apakah benar bahwa semua pengasihan itu mengharuskan pati geni. Semoga dapat memberikan sedikit pencerahan.