Berbagai Jenis & Khasiat Rajah Pengasihan

Sarana metafisik yang satu ini terkadang disebut dengan beragam nama. Mulai dari rajah pengasihan, rajah Sulaiman, rajah pemikat wanita, rajah pelet hingga rajah pemikat sukma. Fungsinya tetap satu, yaitu menumbuhkan perasaan suka di hati orang yang kita tuju.

Apa itu Rajah Pengasihan?

rajah pengasihan rajah sulaimanRajah Pengasihan adalah sarana peluluh hati yang tuahnya berasal dari guratan simbol atau tulisan dalam makna tertentu. Goresan simbol atau rajah ini bisa dituliskan dalam berbagai media. Paling umumnya adalah kain, kertas dan kulit binatang yang telah disamak. Tidak jarang, rajah disebut juga sebagai jimat atau azimat. Dua sarana dengan satu konsep yang sama. Kurang lebih demikian.

Setiap simbol yang digoreskan pada rajah memiliki makna tertentu, serta memiliki kekuatan kosmik tersendiri. Dengan begitu, rajah pengasihan mampu mempengaruhi kondisi di sekeliling penggunanya. Termasuk mempengaruhi perasaan orang yang ia suka.

Cara Menggunakan Rajah Pengasihan

Cara menggunakan Rajah Pengasihan atau rajah pemikat wanita biasanya tergantung kepada wujud fisik rajah tersebut sendiri. Bila goresan rajahnya dituliskan diatas helaian kertas berukuran kecil, biasanya rajah ini dipakai dengan cara dicelupkan ke dalam air putih. Kemudian airnya diminum sambil membaca bacaan tertentu sesuatu yang diniatkan.

Untuk menuliskan bacaan rajah di atas kertas, si guru spiritual perlu melakukan berbagai tirakat lebih dulu. Ada sejumlah syarat, termasuk syarat pakaian, syarat lokasi serta syarat kondisi. Tinta yang dipakai juga tidak sembarangan, kertas yang dipakai biasanya warna putih atau hitam. Setelah itu diolesi pula dengan minyak khusus non alkohol yang sebelumnya juga diritualkan lebih dulu.

Sedangkan bagi yang menggunakan rajah pengasihan ini, ya tinggal pakai saja.

rajah pengasihan rajah peletSedangkan untuk rajah pengasihan atau rajah pelet yang bacaan rajahnya digoreskan pada media berupa kulit, cara pakainya beda lagi. Ada yang sekedar menyimpannya dalam dompet. Ada yang menyelipkannya ke dalam kepala sabuk. Ada juga yang memakukan jimat berbahan kulit tersebut di tembok rumah.

Bahan kulit yang dipakai juga beragam, ada yang kulit kijang, kulit macan dan kulit binatang lain. Paling sering dipakai adalah kulit kijang, selain lebih mudah diolah dan didapat, kijang juga tidak termasuk binatang yang dilarang perburuannya.

Jenis rajah lainnya

Selain rajah pengasihan atau rajah pemikat sukma, masih ada beberapa jenis rajah lain yang banyak diminati masyarakat. Misalnya, Rajah Kalacakra. Manfaatnya bukan manfaat pengasihan, melainkan manfaat perlindungan dan keselamatan. Rajah Kalacakra sering digolongkan sebagai rajah jawa yang bermanfaat untuk menolak bala.

Rajah pelet juga ada yang dikenal dengan nama Rajah Sulaiman. Wajar lah, mengingat Nabi Sulaiman atau Raja Sulaiman dikenal memiliki kehidupan asmara yang serba wah dan patut dikagumi oleh para kaum adam.

Hukum menggunakan rajah pengasihan sebenarnya boleh-boleh saja, asalkan Anda memiliki niat yang baik dalam menggunakannya. Niatkan dengan benar, gunakan juga dengan benar. Ingat, Anda tetap memohon kepada Tuhan. Bukan lantas rajah buatan manusia ini bisa membantu mengabulkan keinginan. Fungsinya toh hanya sebagai perantara saja.

Incoming search terms: