Hukum Mengamalkan Pelet

Mempertanyakan apa hukumnya mengamalkan Ilmu Pelet, itu tidak ubahnya seperti mempertanyakan apa hukumnya minum obat batuk.

Kok bisa?

Ya jelas bisa. Kita butuh sembuh dari batuk, makanya kita minum obat. Kita butuh daya tarik lebih tinggi, makanya kita mengamalkan Ilmu Pelet atau Pengasihan.

gulungan kunoDosa kalau ilmunya kita salahgunakan, sebagaimana dosa juga kalau obat batuknya itu tadi kita cekokkan pada binatang sampai mati.

Tapi ‘kan Ilmu Pelet itu sesat!

Sesat darimana? Ilmu spiritual yang pada dasarnya tetap memohon kepada Tuhan, jangan sekali-kali dilabeli sesat secara sembarangan. Anda minta pengasihan kepada setan, itu sesat. Anda minta pertolongan kepada Tuhan, dimana sesatnya?

Kalau Ilmu Pelet itu Anda jadikan sarana balas dendam atau mengerjai orang tidak bersalah, baru sesat namanya. Itupun bukan ilmunya yang sesat. Andalah yang sesat!

Apa sih bedanya, Ilmu Pelet dengan Ilmu Matematika? Sama-sama merupakan ilmu yang berasal dari Sang Pencipta, sama-sama ada manfaatnya. Kalau ada orang yang menyalahgunakan Ilmu Pelet dan berbuat dosa, jangan salahkan ilmunya.

Malah kalau perlu, ikutlah melestarikan ilmu spiritual kuno ini. Agar Anda bisa membuktikan bahwa ilmu apapun bila diamalkan dengan benar bisa menjadi jalan amal dan kebahagiaan.

-ds-