Mengapa Wanita Enggan Menatap Mata Pria

Pernahkah Anda menyadari, mengapa banyak wanita cenderung enggan menatap mata pria secara langsung? Terlepas dari kepribadianya, terlepas dari kesehariannya.

Bahkan seorang wanita yang sangat lincah dan komunikatif sekalipun, kadang enggan menatap mata lawan jenis secara langsung. Lebih memilih untuk menunduk, menghindari tatapan Anda, sekalipun dalam kesehariannya dia bukanlah tipe orang yang pemalu. Terutama, bila sedang berdua saja dengan Anda.

Hal semacam ini, sesungguhnya menunjukkan bahwa si wanita ada rasa. Ada ketertarikan terhadap Anda. Sehingga sungkan baginya untuk menatap langsung.

Khawatir jika ia menatap mata Anda, maka semua niatnya untuk jual mahal akan runtuh seketika. Ia akan jadi salah tingkah, bahkan dengan muka yang memerah.

Sebaliknya, kebanyakan wanita justru mudah saja melakukan kontak mata, atau bahkan memandang lekat-lekat, terhadap pria yg tidak disukainya.

Yang jadi masalah, kadang lelaki juga mengartikannya berbeda. Pikirnya kalau si perempuan ini balas menatap, artinya dia suka. Kalau menunduk, berarti tidak mau. Padahal besar kemungkinan justru tidak seperti itu.

Kebanyakan perempuan di sekitar kita, sedikit banyak terdidik untuk bersikap lemah lembut. Untuk tidak bertindak agresif. Itulah mengapa ia merasa kurang nyaman untuk menatap Anda ketiga sedang bersama. Justru ketika Anda tidak menatapnya, maka ia akan mencuri-curi pandang ke arah Anda.

Dari kejauhan dia menatap Anda, tetapi ketika Anda balas menatap dia akan pura-pura berbincang dengan kawannya. Sering sekali terjadi semacam itu.

Jadi kalau lain kali Anda sedang mendekati seorang perempuan, tapi setiap kali Anda ajak bicara ia seperti tidak memperhatikan, tidak mau membalas tatapan Anda, maka bisa jadi itu justru adalah pertanda bahwa dia pun menyukai Anda.

Jadi tidak perlu berkecil hati. Lanjutkan obrolan Anda, bersikaplah sebaik mungkin dan tunjukkan bahwa Anda punya kedewasaan dan kepribadian yang menarik. Lambat laun, berikan dia kepercayaan diri untuk menatap Anda balik.

Anda jangan mundur perlahan, tetapi justru tunjukkan bahwa Anda memang menyukainya. Dia akan sangat menghargai itu. Meskipun di depan Anda dia tetap terlihat malu-malu.

Ingat, semua hal yang paling indah itu pasti butuh diperjuangkan dulu. Dan perjuangan Anda saat ini, saya amini dari jauh. Semoga lekas dipertemukan dengan pasangan yang paling cocok untuk Anda, paling memahami, dan bisa dilanggengkan untuk seterusnya.