Mengupas Ajian Semar Mesem

Secara bahasa, Semar Mesem artinya Semar Tersenyum. Ajian Semar Mesem merupakan ajian pelet kuno yang energinya mempengaruhi sukma bak senyuman Semar. Konon katanya khasiat semar mesem itu memabukkan layaknya candu, memikat ibarat bulu perindu.

Dibalik Keampuhan Ajian Semar Mesem

mengupas ilmu pelet ajian semar mesemSelama ratusan tahun, ajian semar mesem atau ilmu pelet semar mesem selalu diajarkan secara hati-hati. Alasannya karena mantra semar mesem konon dapat menjadikan gila. Bukan hanya pengamalnya saja yang gila karena salah melakoni tirakat. Bahkan si target pun bisa hilang kewarasan bila sampai dipaksakan.

Demi menghindari resiko gila ini, banyak juga orang yang kemudian lebih memilih untuk menggunakan pusaka semar mesem. Bukan mengamalkan ilmunya, tetapi sekedar memiliki keris semar mesem sebagai pegangan saja. Bersama keris tersebut biasanya disertakan pula mantra semar mesem asli sebagai kalimat pelontar energi.

Benarkah mantra pelet semar mesem seberbahaya ini?

Jawabannya antara ya dan tidak. Tergantung bagaimana Anda mengamalkannya, tergantung siapa guru yang membimbing Anda. Masalah kejiwaan yang muncul karena salah mengamalkan ilmu merupakan salah satu bentuk sengkala. Sengkala ini bisa dicegah seandainya Anda menemukan guru yang tepat.

Sebab di tangan guru yang tepat, amalan semar mesem bisa disempurnakan terlebih dulu. Sehingga Anda tinggal mengamalkan poin-poin yang penting dan sederhana saja. Tidak ada resiko, tidak ada pantangan. Bahkan bukan tidak mungkin, bahwa Anda akan diajarkan mantra pelet semar mesem tanpa puasa.

Bagaimana dengan tingkat keefektifannya?

Tingkat keefektifan Ajian Semar Mesem tidak hanya bergantung pada puasa atau lelakunya saja. Tetapi juga dipengaruhi oleh niat dan kecocokan target terhadap Anda. Bila Anda mengejar seseorang yang sebenarnya tidak akan bisa membuat Anda bahagia, memang alangkah baiknya tidak perlu dipaksakan. Daripada menjadikan kekecewaan.

Masalahnya orang sering lupa. Bahwa apa yang ia inginkan belum tentu yang terbaik. Andaikata semua orang bersedia mengakui bahwa Tuhan lebih tahu apa yang terbaik untuknya, sakit hati karena cinta itu tidak akan ada.

Incoming search terms: